Tempati Urutan Delapan, Realisasi PMA di Maluku Utara Capai 7,3 Miliar Dolar AS

Kementerian Investasi /Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi penanaman modal asing (PMA) di Provinsi Maluku Utara mencapai 7,3 miliar dolar AS. Pencapaian tersebut dalam kurun waktu lima tahun sejak 2016 hingga 2021, dan menempati urutan kedelapan dari total 34 provinsi dalam realisasi PMA. Sedangkan untuk realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) lebih rendah dari PMA yakni Rp 7,4 triliun atau 0,4 persen dari total investasi nasional.

"PMDN di Maluku Utara menduduki peringkat 30 dari 34 provinsi di seluruh Indonesia," papar Alma. Alma menjelaskan, tingginya nilai realisasi investasi PMA karena masuk ke proyek besar seperti penggalian sumber daya mineral berupa nikel dan lainnya. Ia berharap, PMA tersebut dapat melibatkan pelaku usaha di dalam negeri, sehingga PMDN menjadi meningkat ke depannya.

"Selain sumber daya mineral, saya lihat Maluku Utara juga banyak menghasilkan sumber daya laut. Jadi sebenarnya banyak sekali untuk dikembangkan agar meningkatkan ekonomi masyarakat di sana dan PMDN," ujarnya.

Tinggalkan Balasan